Friday, September 6, 2013

FAKTA DI BALIK FILM ‘THE CONJURING’


The Conjuring adalah film horor supranatural yang diadaptasi dari kisah nyata menyeramkan keluarga Perron. Kisah mistik tersebut bermula saat suami-istri Roger dan Carolyn Perron memboyong lima anak perempuan mereka (Andrea, Nancy, Christine, April dan Cindy) pindah ke rumah pertanian di Rhode Island, Amerika. Dalam mengadaptasi kisah horor itu James Wan selaku sutradara meminta bantuan saksi-saksi hidup kejadian menyeramkan tersebut. Seperti apa kisah seru di balik pembuatan film ini? Intip selengkapnya seperti dikutip dari bagusseven.blogspot.com

1. Awal Mula Pembuatan Film

Proses awal pembuatan film ini bermula saat Ed Warren menunjukkan bukti rekaman cerita horor di rumah Carolyn Perron pada produser Tony DeRosa-Grund. “Jika kita tidak bisa membuat kisah ini menjadi film, saya tidak akan tahu apa yang kita bisa. Semua abu-abu. Entah wanita ini punya masalah mental yang berat atau dia benar-benar takut mati,” kata Grund usai mendengar rekaman tersebut.

2. Bentuk Asli Boneka Annabelle

Meski tidak berhubungan dengan peristiwa di keluarga Perron, boneka Annabelle yang ada dalam film aslinya merupakan boneka kain, bukan porselen.

3. Duet Kedua Sutradara – Komposer
Komposer Joseph Bisara bekerja sama dengan James Wan untuk menata tensi ketegangan lewat musik. Sebelum THE CONJURING, keduanya pernah berkolaborasi dalam INSIDIOUS (2010).

4. Saksi Hidup Menjadi Konsultan Film

Lorraine Warren dan Andrea Perron menjabat sebagai konsultan untuk sutradara dan penulis skenario. Mereka memastikan bila film ini akurat karena kedua wanita itu mengalami apa yang ada dalam film.

5. Penyelidikan Ed dan Lorraine Warren

Suami istri Ed dan Lorraine Warren menyelidiki rumah pertanian Harrisville milik keluarga Perron selama 1973 hingga 1974.

6. Andrea Perron Menulis Kisah Mistik Hidupnya

Andrea Perron selaku anak pertama keluarga Perron menulis tiga buku berdasar pengalaman horornya di rumah tersebut. Buku itu berjudul House of Darkness, House of Light. Pengalaman yang ia tulis dalam buku juga muncul dalam film THE CONJURING.

7. Roh Tidak Pernah Pergi Dari Rumah

Delapan generasi keluarga tinggal, hidup dan mati sebelum Roger Perron sekeluarga memilih untuk menetap di Harrisville, Rhode Island, Amerika. Andrea Perron mengatakan bila beberapa roh tidak pernah pergi dari dalam rumah mereka.

8. Peristiwa Kematian di Rumah Berhantu
Kematian yang terdokumentasi pada rumah tersebut antara lain dua kasus bunuh diri, keracunan, pemerkosaan dan pembunuhan gadis berusia 11 tahun, dua kasus penenggelaman, dan empat orang yang mati kedinginan. Sebagian besar kematian dalam keluarga Arnold adalah keturunan Bathsheba Sherman (wanita yang diduga sebagai penyihir)

9. Menempati Rumah Tanpa Tahu Sejarah

Kurangnya informasi membuat keluarga Perron tak tahu peristiwa kelam yang membayangi rumah mereka sebelum memilih tinggal di sana.

10. Horor Cita Rasa 70-an

James Wan selaku sutradara memberikan sentuhan vintage pada sinematografi dan atmosfer film ini agar tampak seperti film horor tahun 1970-an.

11. Fakta Kematian Bathsheba

Bathsheba Sherman diduga penyihir dan membunuh bayi. Tapi namanya dibersihkan karena terbukti tidak bersalah oleh pengadilan. Dia meninggal karena penyakit pada tahun 1885, bukan seperti yang digambarkan dalam film.

12. Cara Lili Taylor Dalami Peran

Dalam film THE CONJURING Lili Taylor diplot memerankan Carolyn Perron, seorang ibu lima anak yang kerasukan arwah jahat. Demi mendalami perannya itu, Lili menonton dan meneliti film THE EXORCIST. THE EXORCIST merupakan horor thriller rilisan tahun 1973 arahkan William Fredklin. Film ini berhasil memenangkan dua Oscar untuk kategori Best Sound dan Best Screenplay dalam Academy Awards 1974.

Tuesday, July 30, 2013

Oblivion (2013) BluRay 720p 900MB

Info:http://www.imdb.com/title/tt1483013/
Release Date: 19 April 2013 (USA)
Genre: Action | Adventure | Sci-Fi
Stars : Tom Cruise, Morgan Freeman, Olga Kurylenko
Quality: BluRay 720p
Encoder: SHQ@Ganool
Source: 720p BluRay x264-SPARKS
Size: 900MB
Subtitle: Indonesia, English
Synopsis:
A veteran assigned to extract Earth’s remaining resources begins to question what he knows about his mission and himself.


Watch Trailer 




Download : 

900 MB :
Akafile: Full Speed

Mightyupload: Full Speed

UpAfile: Full Speed

Putlocker: Full Speed

UpToBox: Full Speed

PFU : Full Speed

Uploadscenter:Full Speed

Single Link:
FileClod : http://adf.ly/SfB60
FileHostPro : http://adf.ly/SfB61
Ezzyfile : http://adf.ly/SfDJI
Netload : http://adf.ly/SfB63
Tubobit : http://adf.ly/SfDJJ
Uploaded : http://adf.ly/SfCQ
850 MB :
Uploaded.to :  http://adf.ly/T831O
Putlockerhttp://adf.ly/T835T
Davvas : 


Friday, April 12, 2013

Saat Cobra Menyusupi Pemerintah

Film G.I Joe : Retaliation ini menceritakan tentang serangan mata-mata Cobra bernama Zartan yang mengakibatkan seluruh anggota G.I Joe tewas dan hanya tersisa Duke Hauser yang diperankan oleh Channing Tatum, Roadblock (Dwayne Johnson), dan Lady Jaye (Adrianne Palicki).

Mereka pun berencana untuk melakukan serangan balik kepada Zartan. Namun anehnya setelah kejadian penyerangan oleh Zartan terhadap anggota G.I Joe, tim G.I Joe malah dituduh sebagai penjahat perang. 
 
 has2bfilmy.com 
 
Usut punya usut akhirnya mereka tahu bahwa pemerintahan Amerika Serikat telah disusupi oleh musuh dan presiden yang sebenarnya sedang ditawan.

Karena merasa terdesak, akhirnya Roadblock memutuskan untuk meminta pertolongan kepada Joe Colton yang diperankan oleh Bruce Willis. Mampukah mereka mengalahkan Zartan dan kroni-kroninya.
 
 heavy.com
 
Menurut The Hollywood Reporter, "G.I. Joe: Retaliation" diprediksi akan mengumpulkan keuntungan di kisaran USD 40 juta hingga USD 50 juta (setara Rp 380 miliar hingga Rp 480 miliar) selama pemutaran 4 hari di area domestik sejak Rabu. Tak hanya itu, Paramount Pictures juga menilai kalau film ini akan meraih sukses secara internasional.
 
Tak ada pelajaran baru yang bisa dipetik dari film ini, selain untuk hiburan semata, melihat aksi Bruce dibalik nama besar G.I. Joe. Kalau menurut kamu?



 
 
 

Friday, April 5, 2013

Anak Pantai Temukan Cinta Sebagai Tukang Roti

Tak ada yang bisa menduga jalan hidup dan cinta seseorang. Semua bisa berubah 180 derajat. Seperti misalnya Tansen. Siapa sangka pria yang biasa dekat dengan ombak dan angin laut ini harus merasakan cinta dari "biang roti" ?

Film Madre menjadi istimewa karena diadaptasi dari karya Dewi "Dee" Lestari dengan judul yang sama: Madre.
 juanknasution.blogspot.com


Cerita berawal ketika Tansen menemukan adonan biang roti yang berumur 70 tahun bernama Madre. Adalah Tan Sin Gie, kakeknya yang telah mewariskan Madre kepada Tansen. Kakeknya adalah seorang beretnis Tionghoa dan neneknya berdarah India.

Sang kakek yakin hanya keturunannya yang bisa meneruskan usaha toko kuenya yang telah berdiri sejak tahun 60-an dan kini berhenti beroperasi. Segala usaha dilakukan Tansen untuk memajukan toko kue warisan kakeknya tersebut.

Dalam usaha mengembangkan toko kuenya itu Tansen bertemu dengan Meilan Tanuwidjaja (Laura Basuki), gadis pembaca blog pribadinya dan pemilik sebuah usaha roti "Fairy Bread". Pada awalnya Mei panggilan akrab Meilan, tertarik untuk membeli Madre, tapi akhirnya dia memutuskan untuk menjalin kerjasama dengan Tansen menjual kue klasik.

Hubungan bisnis tersebut berubah menjadi sebuah hubungan yang istimewa tapi masalah mulai muncul ketika hadirnya orang ketiga yang mengancam hubungan mereka berdua. Disisi lain, terjadi gejolak dalam diri Tansen, dia yang terbiasa hidup bebas sebagai surfer dan tenaga serabutan di Bali harus menjadi seorang pengusaha roti.

Bagaimana akhir hubungan antara Tansen dan Meilan?. Bagaimana pula nasib toko kue warisan sang kakek di tangan Tansen?





Friday, March 22, 2013

Kisah Cinta Manusia Purba

Manusia purba pun sudah punya konflik keluarga, ketika sang putri tercinta memilih pria yang tidak sepadan dengan pandangan sang ayah. Seperti apa ya kisahnya? Bersiaplah dengan film animasi THE CROODS, karya teranyar Dreamworks.

Film ini mengangkat cerita satu keluarga manusia gua yang harus bertahan hidup menghadapi dunia baru yang terus menerus berubah di bawah kaki mereka. 


Penggambaran filmnya sangat bagus. Pengisi suara film animasi ini adalah Nicholas Cage sebagai Grug, pahlawan Croods, bersama putrinya (Emma Stone) yang tumbuh dewasa dan jatuh cinta kepada Guy (Ryan Reynolds).

Guy digambarkan sebagai sosok yang sudah lebih maju berevolusi dan menjadi ancaman perubahan bagi Grug si keras kepala. "Ini tidak berkisah meteor atau lahar atau mamot yang jatuh terperosok ke dalam retakan bumi. Ini kisah tentang puterinya yang berubah di depan mata dan hidup bersama seseorang yang dianggapnya sepadan," kata Kirk De Micco, asisten sutradara yang menggarap The Croods bersama Chris Sanders.

DreamWork meraup sukses melalui waralaba SHREK, MADAGASCAR dan KUNGFU PANDA, meski merugi pada GUARDIANS tahun lalu. THE CROODS diperkirakan akan menjadi kebangkitan Dreamworks.


Lihat dulu trailernya:










Sumber:
kapanlagi

Saturday, March 16, 2013

Oz, Pecundang pun Bisa Jadi Pahlawan

Oz the Great and Powerful merupakan film berdurasi 130 menit yang terinspirasi dari novel karya L. Frank Baum yang berjudul “The Wonderful Wizard of Oz“ pada tahun 1900-an dan juga film terdahulunya yang berjudul “The Wizard of Oz” pada tahun 1939.

Dengan mengangkat judul ‘Oz the Great and Powerful’, film ini disutradarai Sam Raimi, diproduksi oleh Joe Roth, Grant Curtis dan Joshua Donen, serta David Lindsay-Abaire dan Mitchell Kapner.

 
policymic.com

Oz the Great and Powerful merupakan film fantasi petualangan Amerika yang menceritakan Oscar Diggs (James Franco) yang seorang pesulap ‘gadungan’ dari sirkus keliling di Kansas, Amerika Serikat. Demi mengejar ambisi untuk menjadi orang terkenal, Oscar yang akrab disapa Oz ini sering mengesampingkan persahabatan, kasih sayang dan kepercayaan orang lain.

Pada suatu ketika ketika ia mendapat balasan dari kelakuannya itu, Oz kemudian melarikan diri dari sirkus keliling dengan menggunakan balon udara. Tanpa disangka, balon yang ditumpanginya terjebak di pusaran tornado dan mengancam jiwa Oz. Saat itulah Oz mengucapkan nazar kalau dirinya selamat dari bencana tersebut ia akan berbuat baik dan berguna bagi orang lain.

Harapan Oz pun terkabul dan ia mendarat di sebuah tempat yang sangat asing. Disana ia berjumpa dengan penyihir Theodora (Mila Kunis), yang menganggap kalau Oz adalah juru selamat kerajaan Emerald dari teror penyihir jahat. 

Melihat paras cantik Theodora, Oz pun mulai memainkan ilmu gombalnya. Dan tak membutuhkan waktu lama, Oz berhasil menggaet hati Theodora yang sangat serius untuk menjadi pendampingnya. Namun sang kakak, Evanora (Rachel Weisz) berusaha mempermainkan hati Theodora sekaligus menghasutnya untuk membenci saudara kandungnya Glinda (Michelle Williams) yang dianggap sebagai musuh besarnya.
 
 w3rkshop.com

Setelah sekian lama, akhirnya film Oz the Great and Powerful versi baru tentang dongeng negeri Oz kembali menghiasi layar lebar. Kali ini sutradara Sam Raimi, yang sukses menggarap trilogi Spider-Man mencoba sesuatu yang lebih ‘megah’ lewat kisah fantasi yang penuh keajaiban. Disini penonton akan melihat karakter Oz the Great and Powerful dari seorang pencundang menjadi pahlawan, ditengah dunia yang dikuasai oleh penyihir.

Karakter Oz the Great and Powerful inilah yang membuat kisah dari Oz the Great and Powerful menjadi sangat menarik. Oz tidak digambarkan sebagai sosok pria yang memiliki kekuatan khusus, perkasa dan rela berkorban. 

Namun ditengah gejolak jiwa Oscar untuk menolong dan mengambil keuntungan dari negeri Oz yang membuat film ini terasa penuh warna. Ditambah lagi dengan sikap sakit hati yang digambarkan karakter Theodora dan ketidakakuran dengan sesama saudara kandungnya, membuat penonton bertanya-tanya siapakah sosok penyihir jahat sebenarnya.




 


Sumber:
gresik.

Saturday, February 16, 2013

Side Effects, Depresi Akibat Obat Penenang

Dunia modern, selain berdampak pada kemudahan karena majunya teknologi, juga menciptakan insan yang semakin terasing dari hangatnya sosialisasi masyarakat tradisional. Individualisme, merupakan pola hidup baru yang menjangkiti berbagai negara terutama di kota besar.

Seringkali, permasalahan yang timbul dalam hidup diatasi dengan berbagai obat penenang. Para psikiater - termasuk perusahaan obat di belakangnya - alih-alih jadi solusi, malah menimbulkan efek baru dalam sisi kemanusiaan. Ketergantungan obat, yang secara tak langsung mengubah kestabilan metabolisme dan genetika seseorang menghasilkan efek samping yang tak terduga.

classydeer.com 


Begitulah kira-kira tema pokok yang diangkat dalam film arahan Steven Soderbergh ini, Side Effects. Sebuah suspensi thriller psikofarmakologi namun penuh gugatan psikologis. Rooney Mara yang memerankan tokoh utama Emily, cukup berhasil menjalankan peran seorang depresan yang bertindak resesif namun  juga mengancam di saat yang sama.

Dikisahkan, Emily, dari golongan menengah-atas yang selalu berdandan layaknya gadis introvert. Suaranya yang selalu muram. Seolah begitu banyak tekanan dalam kehidupannya. Walau ia kembali didampingi suaminya, Martin (Channing Tatum) yang baru saja keluar dari penjara, tetap saja perilaku Emily tak berubah. Ia lenyap dalam atmosfernya sendiri.

Perilakunya terlihat canggung dan ling-lung. Terlambat datang ke tempat kerja, tersandung dalam perjalanan, dan yang paling parah menabrakkan mobilnya dengan sengaja ke arah tembok tempat parkir, tepat di mana tulisan 'EXIT' berada di dekatnya.

 www.salon.com


Dalam pengawasan Dr. Jonatan Banks (Jude Law), Emily yang sebelumnya pengguna obat penenang Zoloft, lalu beralih ke sebuah pil antidepresan ajaib keluaran baru, Ablixa.

Awalnya semua berjalan sempurna, obat ini tampak sangat manjur. Namun belakangan, efek samping Ablixa semakin terkuak. Emily sering berjalan dalam tidurnya, bahkan melakukan hal-hal tabu selama 'pengembaraan mimpi'-nya.

Sekilas, Side Effect bukanlah genre action yang bisa membuat penonton terpana dan berbondong-bondong ke gedung bioskop. Tetapi, Side Effect memberikan kita gambaran yang sesungguhnya telah terjadi di dunia nyata.

Bagus juga untuk mengingatkan kita, bahwa dunia ini semakin penuh dengan orang-orang yang 'sakit'. Tampaknya dunia modern harus menoleh ke belakang, saat silaturahmi, kerukunan dan kerja sama antartetangga, atau pun kearifan lokal dari nenek moyang masih bisa menjaga keseimbangan dengan alam raya.




Sumber:
ew

Saturday, February 2, 2013

Bertahun-tahun Memburu Osama

Film dalam mata pandang CIA soal perburan otak teroris paling dicari setelah dipicu serangan teroris yang dikenal dengan peristiwa 9/11.


Duo pemenang Academy Award dibelakang The Hurt Locker (Kathryn Bigelow dan Mark Boal) bergabung untuk drama ini yang merinci perburuan Osama bin Laden, dan dibintangi peraih Oscar Jessica Chastain sebagai pakar intelijen yang mendedikasikan satu dekade hidupnya untuk melacak teroris dunia yang paling dicari.


 boingboing.net 


Sebagai buntut dari serangan teroris 11 September 2001 , CIA mulai menginterogasi tersangka agen  Al-Qaeda di seluruh dunia dalam upaya untuk menemukan bin Laden yang lihai.

Setelah tiba di sebuah lokasi tertutup CIA dan menyaksikan taktik interogasi brutal, agen CIA Maya (Chastain) membantu rekannya Dan (Jason Clarke) dalam mengumpulkan intelijen yang akan membantu membawa bin Laden ke pengadilan.

Selama dekade berikutnya, berbagai petunjuk palsu  dan buntu membuat pencarian tampak lebih sia-sia daripada sebelumnya. Sementara itu, berbagai bom bunuh diri di seluruh Timur Tengah dan Eropa mengisyaratkan bahwa Al Qaeda tidak akan menyerah tanpa perlawanan.




 www.variety.com 


Kemudian, hanya ketika tampaknya seolah-olah jejak petunjuk akhirnya kering, sepotong bukti tua mengarahkan Maya ke tersangka yang mungkin bekerja secara langsung untuk pria yang dituduhkan sebagai otak tindakan terburuk yang pernah dilakukan terorisme di tanah Amerika.

Selanjutnya, lebih seru lihat langsung di layar lebar, deh.







Pemeran: Joel Edgerton, Jessica Chastain, Edgar Ramirez, Kyle Chandler, Mark Strong, Chris Pratt, Jason Clarke, Fares Fares,Frank Grillo, Jennifer Ehle, Nash Edgerton, Harold Perrineau,Jr.

Sutradara: Kathryn Bigelow







Wednesday, January 30, 2013

Ketika Victor Hugo Menjelma Drama Musik Nan Indah

Victor Hugo adalah penyair kebanggaan Perancis yang dikenal berkat novel bertajuk Les Misérables. Novel yang pertama kali terbit pada tahun 1862 tersebut sudah beberapa kali diadaptasi dalam berbagai medium. Sutradara Raymond Bernard-lah yang pertama kali membawa kisah Jean Valjean ke dalam bentuk audio visual hitam putih pada tahun 1934.

Kini di tangan Tom Hooper yang pada 2010 lalu sukses dengan raja gagap, THE KING'S SPEECH, kisah sendu Jean Valjean kembali hadir dengan pendekatan drama panggung musikal Alain Boublil dan Claude-Michel Schönberg.
 
metro.co.uk


Bersetting pada abad ke-19, LES MISÉRABLES dibuka oleh bebasnya Jean Valjean (Hugh Jackman) setelah 19 tahun dikurung karena mencuri sepotong roti. Awalnya dengan identitas sebagai walikota, kebebasan tersebut diharap mampu mengubah Jean menjadi manusia baru. Sayangnya, inspektur polisi bernama Javert (Russell Crowe) tak mau melihat pria tersebut bahagia sehingga berusaha keras mengurungnya kembali.

Lantaran enggan mengulang masa lalu, Jean kabur membawa anak titipan Fantine (Anne Hathaway), seorang gadis mungil bernama Cossete. Bersama Cossete-lah Jean memulai babak baru petualangan demi mengakhiri keputusasaannya.
 www.mynnlee.com 

LES MISÉRABLES versi Hooper ini merupakan drama musikal yang indah dan megah. Dari segi tampilan begitu dijaga detailnya. Membuat hampir 3 jam durasi menjadi sangat menyentuh dan syahdu.

Akting serta eksplorasi para pemain juga patut diacungi jempol. Terlebih saat di sepanjang film mereka dituntut untuk bernyanyi layaknya tampil sungguhan di atas panggung dan disaksikan banyak pasang mata secara langsung.









Sumber:
kapanlagi.